“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.” (QS. Yusuf: 2).

Senin, 08 September 2014

Belajar Bahasa Arab Mudah

Belajar Bahasa Arab Dengan Mudah. Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa yang cukup diminati untuk dipelajari. Banyak sekali orang yang ingin belajar bahasa Arab terutama umat muslim diberbagai penjuru dunia. Berbagai tujuan orang untuk mempelajari bahasa Arab tersebut diantaranya ada yang ingin belajar menuntut ilmu kesana, ada yang ingin menjadi TKI hingga ada yang ingin belajar agar bisa lebih mudah memahami isi dari Al- Qur’an. Apapun tujuan orang- orang untuk mempelajari bahasa Arab tersebut tentunya bisa menambah ilmu bahasa dan juga ilmu lainnya.

Belajar Bahasa Arab Dengan Mudah

belajar-bahasa-arabBerikut ada beberapa tips agar anda lebih mudah memahami dan mengerti dalam belajar bahasa Arab, seperti yang akan dijelasakan dibawah ini:
Pertama- tama anda harus membuat keyakinan yang teguh sebelum anda mulai untuk mempelajari bahasa Arab. Karena keyakinan yang kuat serta tujuanlah yang bisa membuat anda semangat dalam mempelajari bahasa Arab. Anda akan lebih bersungguh- sungguh dalam belajar dan tentu saja ini akan sangat berguna bagi anda. Tujuan dari anda mempelajari bahasa Arab agar anda lebuh mengerti dan memahami bahasa tersebut, maka jangan malu untuk belajar karena orang yang belajar memang orang yang belum mengerti.
Jadikan suasana belajar yang menyenangkan bagi anda. Anda bisa membuat poster- poster kecil yang bisa anda tempel pada dinding ruang belajar yang isinya adalah kata- kata yang baru anda pelajari sehingga anda akan lebih mudah dalam mengingat kata- kata tersebut. cobalah cara- cara yang baru agar dalam belajar bahasa Arab tidak monoton dan membosankan bagi anda. Carilah teman yang sama dengan anda yang masih belajar juga lalu ajaklah berbincang dengan anda sehingga anda dan teman- teman akan mengasah kemampuan dalam berbahasa Arab tersebut.
Yang terakhir adalah mempelajari bahasa Arab dimulai dari yang paling dasar, tingkatan bahasa dari yang palig mudah anda pelajari sehingga anda akan lebih cepat mengerti. Pelajari setiap hari karena semakin sering anda belajar maka semakin cepat anda memahami bahasa Arab. Jika anda sudah menguasai bahasa Arab yang dasar, naikan ke tingkat yang lebih tinggi lagi hingga anda benar- benar menguasai semua tingkatan dalam berbahasa.

Minggu, 07 September 2014

Keutamaan Belajar Tafsir Al-Qur’an

Keutamaan Belajar Tafsir Al-Qur’an

Ingin tahu tafsir Al-Qur’an? Sebarapa penting ilmu ini dan keutamaan-keutamaannya? Artikel berikut akan membahas pengantar dari macam-macam ilmu Tafsir Al-Qur’an.
Sesungguhnya hal yang paling berhak diperhatikan ilmunya dan dicapai puncak ma’rifatnya, adalah ilmu yang diridhoi Allah dan yang menunjukkan jalan yang benar kepada pemiliknya. Yang itu semua terdapat dalam Kitabullah, yang tidak ada keraguan sedikitpun di dalamnya. Turun dari-Nya tanpa kebimbangan di dalamnya.
Setiap pembacanya akan menemukan gudang yang berlimpah dan pahala yang agung. Tidak ada kebatilan di hadapan dan di belakangnya. Diturunkan oleh Yang Mahabijaksana dan Maha Terpuji.
Dialah Al-Qur’an yang merupakan tali Allah yang kokoh, peringatan yang penuh hikmah, jalan yang lurus, tidak diselewengkan oleh hawa nafsu, tidak tercampur lisan-lisan manusia, tak usang walau diulang-ulang, tidak habis keajaibannya, tidak puas-puasnya para ulama mengambil kandungannya.
Barangsiapa yang berucap dengannya akan benar, barangsiapa yang mengamalkannya dijanjikan dengan pahala, barangsiapa yang berhukum dengannya akan adil, barangsiapa yang menyeru kepadanya akan ditunjukkan oleh Allah ke jalan yang lurus, barangisapa yang meninggalkannya karena kesombongan akan dibinasakan oleh Allah dan barangsiapa yang mencari petunjuk selainnya akan disesatkan oleh Allah. Allah berfirman,
Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku lalu barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang amat sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.
Berkatalah ia, “Ya Rabbku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah orang yang melihat?”.
Allah berfirnan, “Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini, kamupun dilupakan.” (QS. Thoha: 123 – 126)1
Pentingnya Ilmu Tafsir
Tidaklah Allah menurunkan Al-Qur’an Al-Karim kepada manusia melainkan agar mereka memahaminya, memikirkan dan mengamalkannya. Allah Ta’ala berfirman,
“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.” (QS. Shod: 29)
Ibnu Jarir Ath-Thobari berkata,
“Di dalam hasungan Allah kepada hamba-hamba-Nya agar mereka mengambil ibroh dari ayat-ayat Al-Qur’an terpadat perintah yang mewajibkan mereka mengetahui tafsir ayat-ayat yang mampu diketahui oleh manusia.”2
Ibnu Mas’ud berkata,
“Sungguh seseorang di antara kami (sahabat) jika mempelajari sepuluh ayat dari Al-Qur’an tidak akan melampauinya sampai dia mengetahui maknanya dan mengamalkannya.”3
Dan merupakan hal yang dimaklumi bahwa yang dimaksud dengan setiap perkataan adalah pemahaman makna-maknanya, bukan sekedar lafadznya. Maka Al-Qur’an lebih berhak untuk dipahami daripada semua perkataan.4
Sa’id bin Jubair berkata,
“Barangsiapa membaca Al-Qur’an kemudian tidak tahu tafsirnya, maka seakan-akan dia seperti orang buta atau orang badui (Arab gunung).”5
Dan Allah telah mencela ahli kitab karena mereka berpaling dari kitabullah yang diturunkan kepada mereka. Mereka sibuk mengurusi dunia dan mengumpulkannya. Maka wajib bagi kita kaum muslimin untuk berhenti dari apa yang dicela oleh Allah dan melaksanakan perintah-Nya untuk mempelajari kitabullah dan memahaminya. Allah berfirnan,
“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.” (QS. Al-Hadid: 16)
Imam Suyuthi berkata, “Para ulama telah sepakat bahwa ilmu tafsir termasuk dari fardhu-fardhu kifayah.”6
Dengan ungkapan senada, Al-Anshori berkata, “Pekerjaan yang paling mulia untuk digeluti manusia adalah tafsir Al-Qur’an.”7
Catatan Kaki
…1 Majmu’ Fatawa 13/330.
…2 Tafsir Thobari: 1/161.
…3 Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dalam tafsirnya 1/60 dengan sanad yang shahih.
…4 Majmu’ Fatawa: 13/332.
…5 Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dalam tafsirnya 1/60 dengan sanad hasan.
…6 Al-Itqon fi Ulumil Qur’an: 2/385.
…7 Dinukil oleh Suyuthi dalam Al-Itqon: 2/386.
Dikutip dari majalah Al Furqon 01/II/1424H hal 16 – 17

Jumat, 08 November 2013

5 Alasan Mengapa Bahasa Arab mudah dipelajari

(Hari ini kita memiliki posting tamu dari Saqib Hussain, yang saat ini belajar di Kairo, dan merupakan guru bahasa Arab di Arab Studio.com Nikmati -.! Josh)





Arab memiliki reputasi yang cukup buruk (terlepas dari dampak kejadian terkini dan politik Timur Tengah), Sebagai bahasa yang sulit untuk dipelajari. Meskipun benar bahwa bahasa Arab klasik memiliki tradisi yang sangat kaya dan canggih baik puisi dan sastranya (yang tentunya akan memakan waktu lama untuk menguasai juga memahaminya) untuk percakapan fasih, akses ke media dll, Arab harus bersaing sebagai salah satu yang paling mudah dipelajari. Berikut ini alasannya:Kata penghubung yang mudahJika Anda pernah memikirkan tentang hal itu, bahasa Inggris dan bahasa-bahasa Eropa umum lainnya diajarkan di sekolah, penuh kata kerja tak beraturan. Itu sebabnya anak-anak kecil akan mengatakan hal-hal seperti "he hited me" - mereka tidak punya pegangan dalam bahasa Inggris, kita tidak selalu membentuk past participle menggunakan-ed ending.Bentuk past participle adalah salah satu contoh, bahkan tidak bisa saya mulai pada kata kerja "to be"! Inggris memiliki memusingkan is, am, are, was, were.Arab memiliki hal semacam itu. Tabel kata penghubung Arab lebih besar dari bahasa Inggris (dengan tunggal, ganda, plural, kategori maskulin dan feminin), tetapi sekali Anda telah belajar untuk satu kata kerja, Anda sudah selesai. Ada memang kategori verba disebut "lemah", yang kadang-kadang dianggap sebagai tidak teratur, namun pada kenyataannya setiap kelompok verba yang lemah (misalnya verba berongga, verba rusak) mengikuti pola yang sama sekali biasa, yang lemah sedikit dari kata penghubung.Pelajari satu kata, mendapatkan puluhan lebih bebas!Menjadi bahasa Semit, Arab memiliki sistem derivasi, dimana dari akar tunggal (didefinisikan sebagai kombinasi tiga huruf), Anda dapat memperoleh seluruh makna terkait. Jadi dari akar 'alm kita mendapatkan kata kerja' alima (mengetahui), 'allama (mengajarkan), a'lama (untuk menginformasikan), ta'allama (untuk belajar), ista'lama (untuk menanyakan).Selain itu, cara masing-masing kata kerja ini berhubungan dengan akar dasar 'alm juga membantu dengan penguasaan kosa kata. Jadi sedangkan 'alima (mengetahui) adalah kata kerja bentuk sederhana,' allama (mengajarkan) adalah bentuk kata kerja ke-2 (tengah akar huruf l dua kali lipat), dan kita menggunakan bentuk 2 untuk sebab-akibat. Jadi secara harfiah 'allama berarti menyebabkan seseorang tahu, dan karena itu untuk mengajar.Demikian pula, ta'allama (belajar) adalah bentuk ke-5, yang merupakan refleksif dari bentuk 2. Jadi ta'allama harfiah berarti menyebabkan diri Anda untuk tahu, dan karena itu untuk belajar.Dan lagi ista'lama (untuk menanyakan) adalah bentuk ke-10, yang digunakan untuk permintaan. Jadi ta'allama harfiah berarti meminta untuk tahu, dan karena itu untuk menanyakan.Pilih urutan kata Anda sendiri!Dunia Atlas Struktur Bahasa memperkirakan bahwa sekitar 35% dari bahasa memiliki Subjek-Verba-Object (SVO) urutan kata, seperti bahasa Inggris, (misalnya anjing mengejar kucing), 41% memiliki urutan SOV (Anjing kucing mengejar ), dan hanya 7% memiliki urutan VSO (Mengejar anjing kucing). Meskipun urutan kata standar dalam kalimat lisan bahasa Arab VSO, menjadikannya bagian dari minoritas ini, dalam urutan kata dalam bahasa Arab sebenarnya sangat fleksibel. Anda dapat menempel VSO, atau Anda dapat membuatnya sama seperti bahasa Inggris, SVO. Meskipun hal ini memiliki perbedaan halus dalam retorika bahasa Arab klasik, di Standard modern Arab dua perintah kata yang setara.Pengaruh Eropa!Arab dibagi menjadi Klasik Arab, Standard Arab modern (MSA - digunakan di media, tulisan modern dll) dan berbagai dialek geografis (misalnya bahasa Arab Mesir). Sebagian besar siswa Arab memulai pendidikan mereka dengan belajar bahasa Arab MSA, dan kemudian memperluas ke bentuk lain jika diperlukan.Meskipun tata bahasa dasar MSA identik dengan bahasa Arab klasik, telah secara signifikan dipengaruhi oleh terjemahan karya dari bahasa-bahasa Eropa. Dengan demikian, sejumlah frasa dan konektor, belum lagi kosa kata, telah memasuki bahasa, sehingga lebih mudah untuk berkomunikasi masuk Sebagai contoh, kata kerja untuk berbaring di Arab Klasik adalah transitif (sehingga kita mendapatkan konstruksi seperti dia berbohong temannya ). Dalam MSA, karena pengaruh bahasa Inggris dan Perancis, di mana keduanya kata kerja untuk berbohong adalah transitif (yaitu ia berbohong kepada temannya), kata kerja sekarang digunakan intransitif di MSA juga. Meskipun hal ini memiliki puritan di lengan, jika tujuan Anda adalah untuk belajar MSA, ini pasti membuat segalanya lebih mudah.Pengucapan Mudah!Meskipun belajar bahasa Arab akan melibatkan belajar alfabet yang sama sekali baru, setelah dipelajari, Anda bisa mendapatkan keuntungan dari fakta bahwa (1) Arab ditulis fonetis, sehingga setiap kata dieja persis seperti kedengarannya, dan (2) tidak ada intonasi yang benar untuk belajar dalam bahasa Arab (yang dalam bahasa Inggris akan harus dibaca "tidak ada yang benar dalam intonasi untuk belajar dalam bahasa Arab"), karena semua suku kata yang sama-sama stres.Arab pasti memiliki adil berbagi tantangan (sebagai salah satu dari murid-murid saya akan memberitahu Anda!), Tapi seperti budaya Arab, jika Anda dapat menyisihkan prasangka Anda, Anda hanya dapat belajar bahwa itu jauh lebih mudah untuk memahami dan bergaul dengan bahwa Anda pikir.

BELAJAR BAHASA ARAB PENTING DAN MUDAH DIPELAJARI

BAHASA ARAB PENTING DAN MUDAH DIPELAJARI
Pembahasan Dotabdrahman kali ini adalah tentang Bahasa arab. Artikel ini untuk menggugah semangat kita, umat Islam agar bisa semangat untuk belajar bahasa arab meskipun kita orang yang sibuk dengan aktifitas keduniaan kita (baik itu sekolah, kerja, mengajar dll). DotAbdurahman meyakinkan kepada pembaca semua, khususnya umat Islam bahwa belajar bahasa arab itu mudah dan bisa kita yakin bisa menguasainya. Berikut ini akan kami uraikan beberapa hal yang terkait dengan bahasa arab.
Keutamaan Bahasa Arab
Dalam buku beliau yang berjudul Pengantar Mudah Belajar Bahasa Arab , Ustadz Abu Hamzah Yusuf al-Atsary berkata: Bahasa Arab adalah bagian dari ilmu islam, meski kedudukannya sebagai wasilah (perantara) untuk memahami ilmu-ilmu utama dalam agama islam, namun bahasa arab mendapat posisi penting di antara ilmu-ilmu wasilah, sehingga para ulama banyak memberikan perhatian terhadap bahasa Arab.
Syaikh Ibnu Utsaimin Rahimahullah berkata, bersungguh-sungguhlah untuk mempelajari ilmu syari dan yang dapat menopangnya seperti ilmu nahwu. (Syarh Riyadhus Shalihin : 3/ 120).
Imam As-Sakhawi Rahimahullah dalam kitab Fathul Mughits (3/ 160-164) menukil ucapan Al-Imam Asy-Syabi Rahimahullah :
An-Nahwu fii al-Ilmi ka al-Milhi fii ath-Thaaami
Nahwu di dalam ilmu ibarat garam pada makanan.
Makanan apapun akan terasa nikmat kalau garamnya cukup, demikian pula dengan ilmu agama, akan terasa nikmat dalam mempelajarinya jika memahami ilmu nahwu, oleh karena itu mendapatkan posisi cukup penting di antara ilmu-ilmu lainnya, bahkan Imam Asy-Syubah Rahimahullah mengatakan: barangsiapa yang pandai dengan hadits tetapi tidak pandai dengan bahasa Arab maka kedudukannya bagaikan badan tanpa kepala.
Imam Hammad Ibnu Salamah Rahimahullah juga menegaskan keadannya seperti keledai di atasnya ada keranjang (rumput) namun tidak ada gandum di dalamnya. (Fathul Mughits : 3: 160-164)
Ustadz Abu Hamzah Yusuf al-Atsary melanjutkan, Seorang yang berbicara, membaca atau mengungkapkan kalimat-kalimat Arab akan terasa enak untuk didengar manakala sesuai dengan tata bahasa Arabnya (nahwu dan sharaf), sehingga siapapun yang demikian keadaannya akan lebih dikedepankan dan lebih dihormati keberadaannya, disebutkan dalam sebuah syair:
An- Nahwu Zaidun Lilfataa Yukrimuhu haitsu ataa
Nahwu ibarat Zaid pada seorang pemuda Ia akan dihormati di manapun berada
Di tempat manapun orang-orang mempelajari nahwu, tentu akan mendapatkan sang phenomenon Zaid, sebagai contoh paling popular dalam bidang ilmu ini, sehingga namazaid pun selalu disebut-sebut. Dalam bahasa Indonesia, kita sering menjumpai nama Budi sebagai contoh paling popular, nama Budi pun menjadi tenar karena sering disebut-sebut.
Allah Subhanahu wa Taaa telah memberikan karunia yang sangat besar kepada kita berupa lisan sebagai satu-satunya bagian dari anggota badan yang dapat berbicara [di dunia]. Perkara yang telah diketahui bahwa ketika manusia ingin berbicara, maka bahasa yang digunakan tidak lepas dari bahasa lisan atau tulisan, semua bahasa yang keluar dari manusia mengandung unsur yang penting, unsur-unsur tersebut adalah huruf, kata dan kalimat; dari huruf akan terbentuk kata dan dari kata terbentuklah kalimat.
Buku-Buku Pelajaran Bahasa Arab
Untuk pemula dalam belajar bahasa Arab, Buku-buku yang kami rekomendasikan untuk kita pelajari pertama-tama antara lain:
1. Durusul Lughoh Jilid 1, 2 dan 3 Dr. Abdurrahim dari Universitas Islam Madinah.
2. Muyassar fi ilmi Nahwi karya Ustadz aceng Zakaria
3. Kitab Al Ajurrumiyah dan kajian tentangnya.
Kita bisa kursus kepada ustadz untuk mengajarkan kitab-kitab tersebut ataupun dengan mencari di Internet tentang rekaman kajian yang membahas kitab-kitab di atas. Sebagiannya bisa diperoleh di http://pintar-bahasa-arab.blogspot.com
Situs-situs Indonesia yang menyajikan Pelajaran Bahasa Arab
Beberapa situs di Internet telah menyediakan fasilitas khusus untuk belajar bahasa arab secara mandiri. Coba search di internet dengan kata kunci Belajar Bahasa Arab atau bahasa Arab mandiri , rekaman Kajian Bahasa Arab dan lain-lain. Salah satunya adalah situs Pintar Bahasa Arab. http://pintar-bahasa-arab.blogspot.com ; Situs tersebut menyediakan buku elektronik tentang bahsa arab, situs ini juga menyediakan rekaman-rekaman kajian bahasa arab dll.
Dauroh/ kajian Intensif Bahasa Arab
Selain kita bisa belajar sendiri dengan beberapa ebook, artikel, rekaman kajian yang bisa didapatkan di Internet. Kita Juga bisa mengikuti pengajian yang intensif dilaksanakan di Pondok pesantren seperti yang sekarang telah berlangsung, dauroh Bahasa Arab #Sebulan penuh di Mahad As-Sunnah Makassar yang terbuka untuk Umum. Informasi lengkap bisa dilihat disini.
Artikel ini diikutkan dalam #30hariNonStopNgeblog Hari kei#26